Tampilkan postingan dengan label MENGAPA POPOK KAIN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MENGAPA POPOK KAIN. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 November 2013

Panduan Dasar Berpopok Kain


Seperti semangatnya "Lebih sehat, hemat dan ramah lingkungan", berpopok kain merupakan hak bagi setiap orangtua dan bayinya. Namun ada kalanya sebagai orangtua yang baru saja berkenalan dengan popok kain modern masih dipenuhi dengan tanda tanya besar di dalam benaknya.. "POPOK KAIN APA YANG BAGUS UNTUK BAYI SAYA?"

Yang perlu digarisbawahi disini adalah penggunaan istilah "BAGUS"

Apa sih referensi kata 'bagus' itu? apakah bagus penampilannya? harganya? daya serapnya? daya tahannya? Mungkin akan berbeda di setiap pemahaman masing-masing orangtua, bahkan penjual. Ingat, secara tidak langsung penjual akan berpengaruh terhadap pilihan pembeli. Biasanya pembeli akan membeli produk yang juga telah dikonsumsi penjual, dan jika penjual menilai 'bagus' maka pembeli akan mengikutinya. Tapi belum tentu akan sesuai.
Maka jawaban yang paling tepat untuk menjawab pertanyaan diatas yaitu.. "Yang cocok untuk bayi kita"

Bagaimana cara mengetahui popok kain yang cocok untuk anak kita? ada beberapa hal yang bisa dilakukan:
1. Membaca review orangtua lain tentang berbagai produk popok kain.
untuk produk lokal klik https://www.facebook.com/media/set/?set=oa.243531019030913&type=1
untuk produk non-lokal klik https://www.facebook.com/media/set/?set=oa.250788758305139&type=1
2. mengunjungi situs2 produsen.
3. Membaca berbagai informasi tentang popok kain, seperti menyesuaikan setiap detil produk popok kain dengan kebutuhan anak kita (misal cutting, karna untuk anak yang bongsor tentu membutuhkan popok ber cutting besar dan sebaliknya, jenis inner dan insert, misal untuk yg berkulit sensitif lebih cocok dengan inner organik, atau heavy wetter sebaiknya memilih insert organik macam bamboo, hemp, dll yang menampung lebih banyak cairan ), juga informasi mengenai bahan-bahan popok kain modern (bisa dilihat di https://www.facebook.com/groups/166676086716407/doc/218401104877238/)
4. mencoba produk satu persatu berbeda merk
5. membeli produk secondhand /preloved, bisa dilihat disini https://www.facebook.com/media/set/?set=oa.270863479631000&type=1

Jadi, semaksimal mungkin lakukan hal-hal tersebut diatas sebelum melempar pertanyaan ke forum. Butuh waktu untuk mengetahui popok mana yang cocok untuk bayi kita. Tidak hanya dengan bertanya dan membaca kemudian kita tahu mana yang cocok, tapi juga harus dengan pengalaman sendiri.

-adminers-

MengapaPopok Kain Saya Bocor?



Banyak ibu yang mengeluhkan mengapa popok kain yang dipakai bayinya mudah bocor, padahal baru dipakai 1-2 jam saja. Kondisi kebocoran ini makin mengusik terutama pada ibu-ibu yang baru pertama kali mencoba berpopok kain. Apalagi jika ibu-ibu tersebut sebelumnya memakai popok sekali pakai (pospak) tanpa pernah mengalami kebocoran walau si pospak dipakai lebih dari 8jam. Pengalaman kebocoran pada popok kain jadi sangat menyiksa batin sampai merasa rugi luar dalam hehehe (lebay mode on). Sebetulnya tidak seberat itu kok buu..

Tips Memilih Ukuran Popok Kain Modern yang Tepat dan Cocok [perfect fit]



Standar pengukuran clodi (popok kain modern) saat ini sering  di ukur hanya dari berat badan dan usia bayi. Baik itu untuk clodi model pocket (kantung), diaper cover (model cover) ataupun model lainnya. Padahal berat badan dan usia tidak mencerminkan ukuran pinggang (waist), ukuran lingkar paha (thigh/leg) dan tinggi badan bayi (rise = panjang dari pinggang belakang – turun diantara paha – naik ke pinggang depan/pusar). Sehingga tidak sedikit mommies yang kecewa mengapa clodi yang dipakai terasa longgar dipakai/ malah sesak membuat bayi tidak nyaman bahkan sampai menangis karena menimbulkan redmark. Hal itu terjadi karena BB dan Usia tidak secara tepat menentukan tepat atau tidak clodi merk tersebu tuntuk bayi saya.

Mulai untuk mengukur :
1. Lingkar pinggang
Bayi kita memiliki indicator alami yaitu pusar (belly botton) untuk mendapatkan ukuran yang tepat. Tariklah sebuah pita pengukur (sama seperti yang dipakai oleh penjahit), melingkar ke seluruh pinggang/perut. Jangan terlalu longgar juga jangan terlalu ketat. Jangan gunakan lingkar popok sekali pakai sebagai ukuran karena pasti terlalu ketat untuk bayi anda. Setelah mendapatkan ukurannya jangan lupa untuk mencatatnya :)

2. Lingkar paha
Daerah tepat untuk mengukur lingkar paha adalah “sedikit” dibawah selangkangan. Dan bukan di area selangkangan bayi karena area ini lebih kecil lingkarnya. Jika bayi anda berpaha montok, akan terlalu ketat jika menggunakan ukuran area selangkangan. Jadi mengukurnya agak turun kebawah :) (semoga ga bingung yaaaaa).

3. Panjang popok
Ambil pita pengukur lalu tempatkan pada pinggang belakang, lalu turun ke area antara paha, lalu naik ke pinggang depan. Ukur panjangnya dan jangan lupa mencatatnya J. Pastikan tidak terlalu ketat dan tidak terlalu longgar (kedodoran). Untuk model diaper cover bisa tambahkan sedikit size agar tidak terlalu sempit ketika digunakan berbarengan dengan fitted diaper.

Jika anda sudah mendapatkan ukuran bayi anda, bisa dipastikan anda dapat memilih ukuran clodi yang tepat dan cocok untuk bayi anda. Perhitungkan tebal insert/banyaknya insert yang akan digunakan untuk menghindari ukuran clodi yang terlalu ketat. Sayangnya, tidak semua merk clodi mencantumkan ukuran waist, thigh dan rise di keterangan produk mereka.

Contoh :  Merk GG-B-Dipe
Ukuran penggunaan :
Berat : < 15kg
Lingkar pinggang : < 55cm
Lingkar paha : < 32cm
Rise : < 44cm

Sumber : disarikan dari link ini ---> http://www.diaperjunction.com/determining-cloth-diaper-size.html (Determining cloth diaper size)

Senin, 22 Oktober 2012

Bagaimana Memilih Popok untuk Buah Hati?

By: Vina Yunar Villa

Umumnya para ibu bingung memilih jenis merk clodi, dan saya tidak bisa memastikan mana yang paling pas.  Tiap bayi punya karakter yang berbeda, jadi sangat berbeda pula kenyamanan yang dirasakan.  Ada yang sangat “pas” saat dipakai dengan  merk tertentu, belum tentu “pas” untuk bayi lain.  Dan tentunya, masalah dana orangtua juga sangat berpengaruh.  Perlu diketahui juga, durasi daya tampung clodi pada tiap anak sangat berbeda, range nya sekitar 3-12 jam, tergantung banyak faktor.  Namun idealnya memang per 3-4 jam.

Tips sederhana memilih popok kain modern yang dibutuhkan bayi:
 

Minggu, 21 Oktober 2012

Susah Pakai Popok Kain? Tidak lagi dong..


  • Setiap bayi punya karakter yang unik ya bun.  Mulai dari karakter berbicara, kecepatan berjalan, percaya diri saat di tempat umum, dan tentunya karakter memakai popok kain pun juga berbeda.  Misalnya faiq, sejak kecil susaaaah kalau pakai popok kain, harus berjuang berkeringat, dan harus berdua dengan si ayah saat memakaikannya.. tapi itu hanya sementara kok, sejak tahu tips jitu yang membuat faiq luluh.  Berbeda dengan ahsana, gadis mungil kami justru tipe baby yang anteng saat dipakaikan popok kain.  Bisa jadi karena ahsana sudah mengenal clothdiaper (clodi) alias popok kain modern.  Kalau si kakak – faiq- kan masih pake popok lampin yang menurut kami, riweuh (repot), yang tiap jam harus ganti.  Jadi bosen juga dia. Kalau ahsana, memang tipe anak yang anteng aja pakai popok kain, dan sama sekali tidak ada berontak saat dipakaikan, tahu bahwa sekarang saatnya menggunakan popok kain, tahu bahwa dia akan lebih nyaman untuk mengenakan popok kain.